Berbagi nasi Banjarmasin

Postingan ini adalah request dari seorang teman.

Berbagi nasi. Apa itu? 
Berbagi Nasi adalah kegiatan berbagi melalui sebungkus nasi untuk para saudara kita yang kurang beruntung, yang masih tidur beralas bumi beratapkan langit di jalanan seputar kota. Kita berbagi dengan sederhana sebentuk harapan untuk membantu dan semangat untuk memberi.

Berbagi Nasi lahir dari pemikiran seorang Danang Nugroho yang berasal dari Kota Kembang Bandung. Bersama Aris dan Abu Marlo, Danang memulai gerakan Berbagi Nasi ini. Mereka lalu menyebarkan ide dan aksi ini ke rekan-rekannya di Jakarta yaitu Tata, Dika dan Nayaka yang diberi nama Berbagi Nasi Jakarta.

Dengan cita-cita sederhana yaitu hanya ingin menghapus kelaparan di Indonesia, akhirnya gerakan ini mulai meluas di pelosok Nusantara. Berbagi Nasi Jakarta lahir pada 13 Desember 2012 dengan gerakan yang sederhana dan kecil. Namun dibalik hiruk pikuk kehidupan metropolitan yang kerap mencuatkan individualisme, ternyata terbantahkan oleh banyaknya orang yang turut serta dalam kegiatan ini.

WHAT?
Organisasi tanpa bentuk, tanpa backing, tanpa agenda yang rumit. Hanya punya nama, ide dan harapan untuk membantu dan semangat untuk berbagi.

WHY?
Karena banyak saudara kita yang masih susah mendapatkan makan teratur.
Karena kita ingin berbagi, tapi kebanyakan dari kita gak tahu harus mulai dari mana.
Karena gak semua orang punya uang untuk berbagi, atau gak punya waktu. Atau gak punya dua-duanya tapi punya semangat.
Source : Berbaginasijkt.com

Sekarang organisasi berbagi nasi sudah ada di lebih dari 80 kota diseluruh indonesia, *setau aku * termasuk banjarmasin. 

Yup beberapa bulan yang lalu aku liat tentang organisasi ini di metro tv,  setelah nyari-nyari regional banjarmasin, eh kok ga ada yaa...akhirnya aku cari-cari info tentang step by step bikin berbagi nasi itu di kota Banjarmasin. Bermula liat-liat tweet lalu sampai lah pada tahap lebih serius. Dengan gugup plus bingung aku nge-email ka danang, founder berbagi nasi Indonesia and you know what? Aku dapet accept buat mendirikan berbagi nasi Banjarmasin.

Aku yang ditengah, ga pendek kok itu cuma karna tanahnya ada kaya turunan gitu >< Dibantu sama temen aku si Sri, kita mulailah kegiatan pertama. Waktu itu kita pertama kali bergerak pas malem minggu, start jam setengah 11 malem. Kenapa malem? Karna scara ga langsung kita memfilter orang-orang mana aja yang layak untuk diberi nasi. Setelah nyusun 20 bungkus nasi dan nyusun nasi dalem plastik aku sama sri langsung tancap gas keliling kota Banjarmasin malem itu. Lancar? Ya enggak laaahhh haha
kita kehujanan dan neduh 5 kali dan yang lebih awesome adalah 20 bungkus nasi itu baru habis di jam 1 malam. Dan aku baru nyampe rumah jam setengah 2 waktu itu.
Rasanya? Puassss plus seneng plus bangga ke diri sendiri karna menghabiskan malem minggu dengan cara yang gak biasa, dengan cara yang jarang dilakukan orang banyak. *ciye

Lalu apa alasan aku mendirikan berbagi nasi regional Banjarmasin? Oke let's see...starting from where we are?

1.  Empati
Untuk Melatih empati dan memelihara empati yang ada pada dalam diri, karna basically aku itu orangnya emang ga tegaan whaha 

2.  Purpose
aku sering nanya ke diri aku sendiri "what is the purpose of my life" apasih ki tujuan hidup kamu? Apasih ki kontribusi yang udah kamu berikan untuk orang orang disekitar kamu? Pertanyaan simple yang berkat pertanyaan-pertanyaan inilah Berbagi nasi Banjarmasin ada, memang ini sebuah gerakan kecil tapi aku yakin apa yang kami lakukan disini insya Allah worth kok :D aku pengen ngebuktiin kediri aku sendiri bahwa aku hidup dan aku ga sia-sia dilahirkan.

3.  Kepikiran
kadang aku kalo lagi makan dirumah ataupun diluar, pas lagi ngunyah pasti selalu kepikiran sama orang orang yang ada diluar sana.  Aku sering liat di jalan jalan pinggir kota Banjarmasin. Abang-abang yang jualan bensin sampe larut malam, pemulung yang tanpa kenal panas tetep dorong gerobaknya. 
Apa mereka sudah makan? Layak kah sesuatu yang mereka makan? 
Aku cuma mikir bahwa mereka berhak mendapatkan makanan yang layak selayak mereka menghirup oksigen.

oke sekian dulu. Oya seorang relawan dari India pernah bilang "start giving and see the joy of giving" 
apa bener? Iyaaa benerrr banget. Ketika nasi itu berpindah tangan dari tangan kita ke tangan mereka, seperti ada rasa bahagia yang bener-bener ga bisa dijelasin deh. Plus bercampur haru. Kenapa? Karna saat itulah aku ngerasa bahwa "ya Allah ternyata aku berguna" . Dan saat itu lah kita sadar betapa beharganya sebungkus nasi buat mereka. 

Ga percaya? Mau ngerasain?  Ayo coba aja sini gabung di berbagi nasi banjarmasin. Follow twit / Ig : @berbaginasibjm yaaa

You May Also Like

0 komentar